Karakter Seseorang Berdasarkan Bulan Kelahiran

Tiap manusia memiliki karakter yang berbeda-beda, ada yang rajin ada yang malas, ada yang baik hati ada yang jahat, ada yang terbuka namun tak sedikit yang misterius. Kali ini kita akan mengupas karakter seseorang menurut bulan kelahirannya.

JANUARI

  • Ambisius dan serius
  • Suka mengajar dan diajar
  • Selalu mencari cacat dan kelemahan orang lain.
  • Suka mengkritik
  • Pekerja keras dan produktif
  • Pandai, rapi dan terorganisir
  • Sensitif dan memiliki pemikiran yang dalam
  • Tahu cara membahagiakan orang lain
  • Pendiam, kecuali pada saat tegang atau ‘tersulut’
  • Cenderung menutup diri
  • Sangat perhatian kepada hal kecil
  • Cenderung tidak mudah sakit, tapi lemah terhadap dingin
  • Romantis, tapi susah mengungkapkan cinta
  • Menyukai anak
  • Orang rumahan
  • Setia
  • Butuh meningkatkan kemampuan sosial
  • Mudah cemburu

FEBRUARI

  • Pemikirannya abstrak
  • Menyukai realitas dan abstrak
  • Cerdas dan pandai
  • Perwatakan berubah-ubah
  • Temperamental
  • Pendiam, pemalu, dan sederhana
  • Rendah diri
  • Setia dan jujur
  • Bertekad kuat dalam mencapaui tujuan
  • Mencintai kebebasan
  • Memberontak jika dihambat
  • Menyukai agresifitas
  • Terlalu sensitif dan mudah sakit hati
  • Gampang marah
  • Tidak menyukai hal-hal yang kurang perlu.
  • Sangat suka berteman, tapi jarang memperlihatkannya
  • Sangat berani, tapi keras kepala
  • Ambisius
  • Ingin mewujudkan impian dan harapan
  • Tajam
  • Menyukai hiburan dan waktu santai
  • Boros
  • Belajar menunjukkan perasaan

MARET

  • Berkepribadian menarik
  • Pengasih
  • Pemalu dan tertutup
  • Penuh rahasia
  • Jujur, pemurah dan simpatik
  • Menyukai ketenangan dan kedamaian
  • Sensitif akan kebutuhan orang lain
  • Suka melayani orang lain
  • Tidak mudah marah
  • Dapat dipercaya
  • Sangat berterima kasih dan selalu membalas
  • Pengamat dan penilai yang baik
  • Penuh dendam
  • Menyukai bermimpi dan berfantasi
  • Suka bertualang
  • Suka diperhatikan
  • Menyukai dekorasi rumah
  • Berbakat musik
  • Menyukai hal-hal khusus
  • Gampang berubah mood

APRIL

  • Aktif dan dinamis
  • Cepet mengambil keputusan dan suka membenci, tapi cenderung menyesal
  • Menarik dan menyayangi
  • Kuat mental
  • Menyukai perhatian
  • Diplomatis
  • Suka menenangkan
  • Ramah dan suka membantu memecahkan permasalahan
  • Berani dan tidak kenal takut
  • Cenderung suka bertualang
  • Mencintai dan menyayangi
  • Pandai membujuk dan murah hati
  • Emosional
  • Penuh dendam
  • Selalu bergerak cepat
  • Agresif
  • Memiliki memori yang kuat
  • Penggerak yang baik
  • Pandai memotivasi orang dan diri sendiri
  • Penyakit biasanya bersarang di kepala atau dada
  • Mudah sekali cemburu berat

MEI

  • Keras kepala dan keras hati
  • Berkemauan keras dan memiliki motivasi tinggi
  • Memiliki pemikiran tajam
  • Mudah marah
  • Mudah menarik perhatian orang lain dan menyukai perhatian
  • Memiliki perasaan yang dalam
  • Cantik fisik dan mental
  • Tegas
  • Mudah terpengaruh
  • Tidak butuh dimotivasi
  • Mudah dihibur
  • Sistematis (otak kiri)
  • Suka bermimpi
  • Peramal hebat
  • Sangat pengertian
  • Penyakit umumnya bersarang di leher dan telinga
  • Imajinasi tinggi
  • Kemampuan debat yang baik
  • Kemampuan fisik yang baik
  • Pernapasan lemah
  • Mencintai literatur dan seni
  • Mencintai petualangan
  • Tidak suka diam dirumah
  • Gelisah
  • Pekerja keras
  • Semangat tinggi
  • Boros

JUNI

  • Berpikir jauh dengan visi yang kuat
  • Mudah dipengaruhi dengan kebaikan hati
  • Sopan dan bertutur kata halus
  • Memiliki banyak ide
  • Sensitif
  • Berpikiran aktif
  • Ragu-ragu
  • Cenderung menunda-nunda
  • Pemilih dan cenderung hanya mau yang terbaik
  • Temperamental
  • Lucu dan suka humor
  • Suka becanda
  • Memiliki kemampuan debat yang baik
  • Cerewet
  • Penghayal
  • Ramah
  • Patuh pada peraturan
  • Mampu menujukkan karakter
  • Mudah disakiti
  • Mudah terserang flu
  • Suka berdandan
  • Gampang bosan
  • Pengeluh
  • Butuh waktu lama untuk menyembukan luka hati
  • Sadar merek
  • Pengambil keputusan
  • Keras kepala
  • Mereka yang menyukaiku adalah musuh
  • Mereka yang membenciku adalah teman

JULI

  • Orang yang menyenangkan
  • Penuh rahasia
  • Susah diukur dan dimengerti
  • Pendiam, kecuali saat tegang atau ‘tersulut’
  • Bangga pada diri sendiri
  • Memiliki reputasi
  • Mudah ditenangkan
  • Jujur
  • Peduli tentang perasaan orang lain
  • Gampang diterima
  • Ramah
  • Mudah didekati
  • Sangat emosional
  • Temperamental dan tidak dapat diramalkan
  • Gampang berubah mood dan mudah terluka
  • Cerdik
  • Sentimentil
  • Tidak pendendam
  • Pemaaf, tetapi tidak mudah melupakan
  • Tidak menyukai barang yang tidak perlu
  • Mampu membimbing orang lain baik secara fisik maupun mental
  • Sensitif dan membentuk citra diri secara berhati-hati
  • Suka memperhatikan dan mencintai
  • Memperlakukan semua orang sama
  • Siaga dan selalu berpikiran tajam
  • Menilai orang melalui pengamatan
  • Pekerja keras

AGUSTUS

  • Suka bercanda
  • Menarik
  • Mudah membujuk dan sangat perhatian
  • Berani dan tidak kenal takut
  • Tegas dan miliki sifat kepemimpinan
  • Tahu cara menghibur orang
  • Terlalu murah hati dan egois
  • Membangakan diri sendiri
  • Haus pujian
  • Semangat yang luar biasa
  • Mudah marah
  • Marah jika disulut
  • Mudah cemburu
  • Pengamat yang baik
  • Selalu berhatihati dan waspada
  • Berpikir cepat
  • Berpikir mandiri
  • Suka memimpin dan dipimpin
  • Suka bermimpi
  • Berbakat dalam bidang musik, seni, dan pertahanan
  • Sensitif, dalam cara yang kurang menyenangkan
  • Mudah jatuh sakit
  • Cenderung terburu-buru
  • Harus belajar tenang
  • Romantis
  • Mencintai dan menyayangi
  • Suka berteman

SEPTEMBER

  • Pandai membujuk dan berkompromi
  • Berhati-hati, waspada, dan teratur
  • Suka menunjukkan kesalahan orang lain
  • Suka mengkritik
  • Pendiam, namun sebetulnya pandai berbicara
  • Tenang dan pendiam
  • Baik hati dan simpatik
  • Perhatian dan sangat mendetil
  • Dapat dipercaya, setia, dan jujur
  • Dapat bekerja dengan baik
  • Sensitif
  • Pemikir
  • Ingatan kuat
  • Cerdas dan mudah dikenali
  • Harus menahan diri pada saat mengkritik
  • Mampu memotivasi diri sendiri
  • Pengertian
  • Penuh rahasia
  • Menyukai olah raga, bersantai, dan bertualang
  • Jarang menunjukkan emosi
  • Cenderung menekan emosi
  • Sangat pemilih dalam melakukan hubungan
  • Mencintai hal-hal lebar
  • Sistematis

OKTOBER

  • Suka ngobrol
  • Mencintai orang yang mencintainya
  • Suka langsung mengarah ke pusat permasalahan
  • Menarik dan pandai membujuk
  • Memiliki kecantikan dalam dan luar
  • Tidak suka berbohong atau berpura-pura
  • Simpatik
  • Suka memperlakukan teman seperti orang penting
  • Selalu berusaha mencari teman
  • Gampang terluka dan gampang pula ‘sembuh’
  • Temperamen buruk
  • Egois
  • Jarang membantu, kecuali jika diminta
  • Penghayal
  • Sangat terpengaruh dengan pendapat pribadi
  • Tidak peduli dengan pendapat orang lain
  • Emosional
  • Cepet mengambil keputusan
  • Peramal hebat
  • Suka bertualang, seni, dan karya sastra
  • Tutur bahasa halus, suka mencintai dan menyayangi
  • Romantis
  • Gampang tersinggung dan mudah cemburu
  • Sangat perhatian
  • Suka bergerak diudara terbuka
  • Adil dan tidak berat sebelah
  • Boros dan mudah dipengaruhi
  • Mudah kehilangan percaya diri

NOVEMBER

  • Banyak memiliki ide
  • Berpikiran kedepan
  • Unik dan cerdas
  • Ide yang luar biasa
  • Pemikiran tajam
  • Peramal yang hebat dan akurat
  • Dapat menjadi dokter yang hebat
  • Berhati-hati dan waspada
  • Penuh rahasia
  • Selalu ingin tahu
  • Tahu cara menggali rahasia
  • Selalu berpikir
  • Tidak terlalu cerewat tetappi ramah
  • Berani dan murah hati
  • Sabar
  • Keras kepala dan keras hati
  • Jika ada kemauan, maka ada jalan
  • Tidak mudah goyah
  • Jarang marah, kecuali jika sengaja disulut
  • Penyendiri
  • Selalu berpikir berbeda dengan orang lain
  • Berpikiran tajam
  • Mampu memotivasi diri sendiri
  • Tidak terlalu peduli dengan pujian
  • Bersemangat
  • Bertubuh kuat dan tegar
  • Cintanya amat dalam

DESEMBER

  • Setia dan murah hati
  • Patriotis
  • Aktif terlibat dalam permainan atau interaksi
  • Kurang sabar dan terburu-buru
  • Ambisius
  • Berpengaruh dalam organisasi
  • Menyenangkan
  • Suka bersosialisasi
  • Suka dipuji
  • Suka diperhatikan
  • Suka dicintai
  • Jujur dan dapat dipercaya
  • Tidak berpura-pura
  • Mudah marah
  • Kepribadiannya mudah berubah
  • Tidak egois
  • Bangga akan diri sendiri
  • Tidak suka dikekang
  • Suka becanda
  • Memiliki sense of humor yang bagus
  • Logis
Iklan

Teknik Umum Konseling Perorangan

Pengembangan proses layanan PK oleh Konselor dilandasi oleh dan sangat pengaruhi oleh suasana penerimaan, posisi duduk, dan hasil penstrukturan. Lebih lanjut, Konselor menggunakan berbagai teknik untuk mengembangkan proses KP yang efektif dalam mencapai tujuan layanan. Teknik-teknik tersebut meliputi:

  1. Kontak mata
  2. Kontak psikologis
  3. Ajakan untuk berbicara
  4. Tiga M (mendengar dengan cermat, memahami secara tepat, merespon secara tepat dan positif)
  5. Keruntutan
  6. Pertanyaan terbuka
  7. Dorongan minimal
  8. Refleksi (isi dan perasaan)
  9. Penyimpulan
  10. Penafsiran
  11. Konfrontasi
  12. Ajakan untuk memikirkan sesuatu yang lain
  13. Peneguhan hasrat
  14. “Penfrustrasian” klien
  15. Strategi “tidak memaafkan klien”
  16. Suasana diam
  17. Transferensi dan kontra-transferensi
  18. Teknik eksperiensial
  19. Interprestasi pengalaman masa lampau
  20. Asosiasi bebas
  21. Sentuhan jasmaniah
  22. Penilaian
  23. Pelaporan

Penerapan teknik-teknik tersebut di atas dilakukan secara eklektik, dalam arti tidak harus berurutan satu persatu yang satu mendahului yang lain, melainkan terpilih dan terpadu mengacu kepada kebutuhan proses interaksi efektif sesuai dengan objek yang direncanakan dan susana proses pembentukan yang berkembang. Kontak psikologis dibina sejak awal-awal proses layanan yang di dalamnya ada ajakan untuk berbicara; selanjutnya berkembanglah interaksi intensif antara klien dan Konselor melalui pertanyaan terbuka, refleksi, penyimpulan, penafsiran, yang kadang-kadang (sesuai dengan keperluan) diselingi konfrontasi, ajakan untuk memikirkan sesuatu yang lain, dan peneguhan hasrat. Dalam pada itu, kontak mata, tiga-m, keruntutan dan dorongan minimal selalu mewarnai dan menyertai seluruh dinamika interaksi.
Teknik “menfrukstrasikan” dan strategi “tiada maaf” hanya digunakan secara benar-benar terpilih untuk membangkitkan dan menyadarkan klien akan tantangan yang harus ia hadapi serta meninggikan motivasi dan semangat dalam memasuki dan menggapai kesempatan yang terbuka. Kedua teknik ini, dan juga teknik konfrontasi,  seringkali diikuti oleh “suansana diam”
Teknik berkenaan dengan transferensi dan kontra-tranferensi dapat dimunculkan dalam proses layanan dengan kontak psikolgis yang benar-benar intens. Intensitas proses layanan dapat ditempuh lebih jauh melalui teknik-teknik eksperimensial, analisis pengalaman masa lampau, dan asosiasi bebas. Teknik-teknik yang disebut terakhir ini hanya dilakukan untuk keperluan pendalaman yang khas sesuai dengan permasalahan klien. Untuk pendalaman yang dimaksudkan itu, dan untuk memberikan nuansa yang lebih bersifat afektif, sentuhan jasmaniah dapat dilakukan.
Proses layanan KP diakhiri dengan kegiatan penilaian dan pelaporan. Kegiatan ini dilaksanakan pada setiap kali sesi layanan KP, khususnya untuk kegiatan penilaian segera (laiseg).

Program Tahunan/Semester Bimbingan dan Konseling (BK) Kelas VII,VIII,IX,KTSP SMP

 

LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH
1. Struktur Pelayanan Bimbingan dan Konseling
Pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah/madrasah merupakan usahamembantu peserta didik dalam pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial,kegiatan belajar, serta perencanaan dan pengembangan karir. Pelayanan Bimbingandan Konseling memfasilitasi pengembangan peserta didik, secara individual, kelompokdan atau klasikal, sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat, perkembangan,kondisi, serta peluang-peluang yang dimiliki. Pelayanan ini juga membantu mengatasikelemahan dan hambatan serta masalah yang dihadapi peserta didik.
A. Pengertian Bimbingan dan Konseling
Bimbingan dan Konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secaraperorangan maupun kelompok, agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal,dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kemampuan belajar,dan perencanaan karir, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung,berdasarkan norma-norma yang berlaku.
B. Paradigma, Visi, dan Misi1. Paradigma
Paradigma Bimbingan dan Konseling adalah pelayanan bantuan psiko-pendidikandalam bingkai budaya. Artinya, pelayanan Bimbingan dan Konseling berdasarkankaidah-kaidah keilmuan dan teknologi pendidikan serta psikologi yang dikemas dalamkaji-terapan pelayanan Bimbingan dan Konseling yang diwarnai oleh budaya lingkunganpeserta didik.
2. Visi
Visi pelayanan Bimbingan dan Konseling adalah terwujudnya kehidupan kemanusiaanyang membahagiakan melalui tersedianya pelayanan bantuan dalam pemberiandukungan perkembangan dan pengentasan masalah agar peserta didik berkembangsecara optimal, mandiri dan bahagia.
3. Misi
Misi pendidikan, yaitu memfasilitasi pengembangan peserta didik melalui pembentukanperilaku efektif-normatif dalam kehidupan keseharian dan masa depan.Misi pengembangan, yaitu memfasilitasi pengembangan potensi dan kompetensipeserta didik di dalam lingkungan sekolah/ madrasah, keluarga dan masyarakat.Misi pengentasan masalah, yaitu memfasilitasi pengentasan masalah peserta didikmengacu pada kehidupan efektif sehari-hari.
C. Bidang Pelayanan Bimbingan dan Konseling
Pengembangan kehidupan pribadi, yaitu bidang pelayanan yang membantu pesertadidik dalam memahami, menilai, dan mengembangkan potensi dan kecakapan, bakatdan minat, serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinyasecara realistik.Pengembangan kehidupan sosial, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didikdalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosialyang sehat dan efektif dengan teman sebaya, anggota keluarga, dan warga lingkungansosial yang lebih luas.Pengembangan kemampuan belajar, yaitu bidang pelayanan yang membantu pesertadidik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikansekolah/madrasah dan belajar secara mandiri.Pengembangan karir, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalammemahami dan menilai informasi, serta memilih dan mengambil keputusan karir.
D. Fungsi Bimbingan dan Konseling
Pemahaman, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memahami diri danlingkungannya.Pencegahan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mampu mencegah ataumenghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambatperkembangan dirinya.Pengentasan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mengatasi masalah yangdialaminya.Pemeliharaan dan pengembangan, yaitu fungsi untuk membantu peserta didikmemelihara dan menumbuh-kembangkan berbagai potensi dan kondisi positif yangdimilikinya.Advokasi, yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hakdan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian.
E. Prinsip dan Asas Bimbingan dan Konseling
Prinsip-prinsip Bimbingan dan Konseling berkenaan dengan sasaran layanan,permasalahan yang dialami peserta didik, program pelayanan, serta tujuan danpelaksanaan pelayanan.Asas-asas Bimbingan dan Konseling meliputi asas kerahasiaan, kesukarelaan,keterbukaan, kegiatan, kemandirian, kekinian, kedinamisan, keterpaduan, kenormatifan,keahlian, alih tangan kasus, dan tut wuri handayani.
F. Jenis Layanan Bimbingan dan Konseling
Orientasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru,terutama lingkungan sekolah/madrasah dan obyek-obyek yang dipelajari, untukmenyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik dilingkungan yang baru.Informasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahamiberbagai informasi diri, sosial, belajar, karir/jabatan, dan pendidikan lanjutan.Penempatan dan Penyaluran, yaitu layanan yang membantu peserta didik memperolehpenempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas, kelompok belajar, jurusan/program studi, program latihan, magang, dan kegiatan ekstra kurikuler.Penguasaan Konten, yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai kontentertentu, terumata kompetensi dan atau kebiasaan yang berguna dalam kehidupan disekolah, keluarga, dan masyarakat.Bimbingan dan Konseling Perorangan, yaitu layanan yang membantu peserta didikdalam mengentaskan masalah pribadinya.Bimbingan Kelompok, yaitu layanan yang membantu peserta didik dalampengembangan pribadi, kemampuan hubungan sosial, kegiatan belajar, karir/jabatan,dan pengambilan keputusan, serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamikakelompok.Bimbingan dan Konseling Kelompok, yaitu layanan yang membantu peserta didik dalampembahasan dan pengentasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok.Konsultasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalammemperoleh wawasan, pemahaman, dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalammenangani kondisi dan atau masalah peserta didik.Mediasi, yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan danmemperbaiki hubungan antarmereka.
G. Kegiatan Pendukung
Aplikasi Instrumentasi, yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik danlingkungannya, melalui aplikasi berbagai instrumen, baik tes maupun non-tes.Himpunan Data, yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengembanganpeserta didik, yang diselenggarakan secara berkelanjutan, sistematis, komprehensif,terpadu, dan bersifat rahasia.Konferensi Kasus, yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalampertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data,kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik, yang bersifatterbatas dan tertutup. Kunjungan Rumah, yaitu kegiatan memperoleh data, kemudahan dan komitmen bagiterentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan ataukeluarganya.Tampilan Kepustakaan, yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yangdapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan sosial,kegiatan belajar, dan karir/jabatan.Alih Tangan Kasus, yaitu kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah pesertadidik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangannya.
H. Format Kegiatan
Individual, yaitu format kegiatan Bimbingan dan Konseling yang melayani peserta didiksecara perorangan.Kelompok, yaitu format kegiatan Bimbingan dan Konseling yang melayani sejumlahpeserta didik melalui suasana dinamika kelompok.Klasikal, yaitu format kegiatan Bimbingan dan Konseling yang melayani sejumlahpeserta didik dalam satu kelas.Lapangan, yaitu format kegiatan Bimbingan dan Konseling yang melayani seorang atausejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar kelas atau lapangan.Pendekatan Khusus, yaitu format kegiatan Bimbingan dan Konseling yang melayanikepentingan peserta didik melalui pendekatan kepada pihak-pihak yang dapatmemberikan kemudahan.
I. Program Pelayanan1. Jenis Program

Program Tahunan, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruhkegiatan selama satu tahun untuk masing-masing kelas di sekolah/madrasah.Program Semesteran, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputiseluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan.Program Bulanan, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruhkegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran program semesteran.Program Mingguan, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruhkegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran program bulanan.Program Harian, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling yang dilaksanakanpada hari-hari tertentu dalam satu minggu. Program harian merupakan jabaran dariprogram mingguan dalam bentuk satuan layanan (SATLAN) dan atau satuan kegiatanpendukung (SATKUNG) Bimbingan dan Konseling

2. Penyusunan Program
Program pelayanan Bimbingan dan Konseling disusun berdasarkan kebutuhan pesertadidik (need assessment) yang diperoleh melalui aplikasi instrumentasi.Substansi program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi keempat bidang, jenislayanan dan kegiatan pendukung, format kegiatan, sasaran pelayanan, danvolume/beban tugas konselor.
II. PERENCANAAN KEGIATAN
1. Perencanaan kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling mengacu pada programtahunan yang telah dijabarkan ke dalam program semesteran, bulanan sertamingguan.2. Perencanaan kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling harian yang merupakan jabaran dari program mingguan disusun dalam bentuk SATLAN dan SATKUNG yangmasing-masing memuat: (a) sasaran layanan/kegiatan pendukung; (b) substansilayanan/kegiatan pendukung; (c) jenis layanan/kegiatan pendukung, serta alat bantuyang digunakan; (d) pelaksana layanan/kegiatan pendukung dan pihak-pihak yangterlibat; (d) waktu dan tempat.3. Rencana kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling mingguan meliputi kegiatandi dalam kelas dan di luar kelas untuk masing-masing kelas peserta didik yangmenjadi tanggung jawab konselor.4. Satu kali kegiatan layanan atau kegiatan pendukung Bimbingan dan Konselingberbobot ekuivalen 2 (dua) jam pembelajaran.5. Volume keseluruhan kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dalam satuminggu minimal ekuivalen dengan beban tugas wajib konselor di sekolah/ madrasah.
III. PELAKSANAAN KEGIATAN

Bersama pendidik dan personil sekolah/madrasah lainnya, konselor berpartisipasisecara aktif dalam kegiatan pengembangan diri yang bersifat rutin, insidental danketeladanan. Program pelayanan Bimbingan dan Konseling yang direncanakan dalambentuk SATLAN dan SATKUNG dilaksanakan sesuai dengan sasaran, substansi, jeniskegiatan, waktu, tempat, dan pihak-pihak yang terkait.1. Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Bimbingan dan Konselinga. Di dalam jam pembelajaran sekolah/madrasah:Kegiatan tatap muka secara klasikal dengan peserta didik untuk menyelenggarakanlayanan informasi, penempatan dan penyaluran, penguasaan konten, kegiataninstrumentasi, serta layanan/kegiatan lain yang dapat dilakukan di dalam kelas.Volume kegiatan tatap muka klasikal adalah 2 (dua) jam per kelas per minggu dandilaksanakan secara terjadwal.

Kegiatan tidak tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanankonsultasi, kegiatan konferensi kasus, himpunan data, kunjungan rumah, pemanfaatankepustakaan, dan alih tangan kasus.b. Di luar jam pembelajaran sekolah/madrasah:Kegiatan tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan orientasi,Bimbingan dan Konseling perorangan,, bimbingan kelompok, Bimbingan dan Konselingkelompok, dan mediasi, serta kegiatan lainnya yang dapat dilaksanakan di luar kelas.Satu kali kegiatan layanan/pendukung Bimbingan dan Konseling di luar kelas/di luar jampembelajaran ekuivalen dengan 2 (dua) jam pembelajaran tatap muka dalam kelas.Kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling di luar jam pembelajaransekolah/madrasah maksimum 50% dari seluruh kegiatan pelayanan Bimbingan danKonseling, diketahui dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah/madrasah.Kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dicatat dalam laporan pelaksanaanprogram (LAPELPROG).Volume dan waktu untuk pelaksanaan kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling didalam kelas dan di luar kelas setiap minggu diatur oleh konselor dengan persetujuanpimpinan sekolah/madrasah.Program pelayanan Bimbingan dan Konseling pada masing-masing satuansekolah/madrasah dikelola dengan memperhatikan keseimbangan dan kesinambunganprogram antarkelas dan antarjenjang kelas, dan mensinkronisasikan program pelayananBimbingan dan Konseling dengan kegiatan pembelajaran mata pelajaran dan kegiatanekstra kurikuler, serta mengefektifkan dan mengefisienkan penggunaan fasilitassekolah/ madrasah.
IV. PENILAIAN KEGIATAN
1. Penilaian hasil kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dilakukan melalui:
  • Penilaian segera (LAISEG), yaitu penilaian pada akhir setiap jenis layanan dankegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling untuk mengetahui perolehanpeserta didik yang dilayani.
  • Penilaian jangka pendek (LAIJAPEN), yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satuminggu sampai dengan satu bulan) setelah satu jenis layanan dan atau kegiatanpendukung Bimbingan dan Konseling diselenggarakan untuk mengetahuidampak layanan/kegiatan terhadap peserta didik.
  • Penilaian jangka panjang (LAIJAPANG), yaitu penilaian dalam waktu tertentu(satu bulan sampai dengan satu semester) setelah satu atau beberapa layanandan kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling diselenggarakan untukmengetahui lebih jauh dampak layanan dan atau kegiatan pendukung Bimbingandan Konseling terhadap peserta didik.
2. Penilaian proses kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dilakukan melaluianalisis terhadap keterlibatan unsur-unsur sebagaimana tercantum di dalamSATLAN dan SATKUNG, untuk mengetahui efektifitas dan efesiensi pelaksanaankegiatan

3. Hasil penilaian kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dicantumkan dalamLAPELPROG4. Hasil kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling secara keseluruhan dalam satusemester untuk setiap peserta didik dilaporkan secara kualitatif.
V. PELAKSANA KEGIATAN
1. Pelaksana kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling adalah konselor sekolah/ madrasah.
2. Konselor pelaksana kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling disekolah/madrasah wajib:
  • Menguasai spektrum pelayanan pada umumnya, khususnya pelayananprofesional Bimbingan dan Konseling.
  • Merumuskan dan menjelaskan peran profesional konselor kepada pihak-pihakterkait, terutama peserta didik, pimpinan sekolah/ madrasah, sejawat pendidik,dan orang tua.
  • Melaksanakan tugas pelayanan profesional Bimbingan dan Konseling yangsetiap kali dipertanggungjawabkan kepada pemangku kepentingan, terutamapimpinan sekolah/madrasah, orang tua, dan peserta didik.
  • Mewaspadai hal-hal negatif yang dapat mengurangi keefektifan kegiatanpelayanan profesional Bimbingan dan Konseling.
  • Mengembangkan kemampuan profesional Bimbingan dan Konseling secaraberkelanjutan.
3. Beban tugas wajib konselor ekuivalen dengan beban tugas wajib pendidik lainnya disekolah/madrasah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
4. Pelaksana pelayanan Bimbingan dan Konseling
  • Pelaksana pelayanan Bimbingan dan Konseling di SD/MI/SDLB pada dasarnyaadalah guru kelas yang melaksanakan layanan orientasi, informasi, penempatandan penyaluran, dan penguasaan konten dengan menginfusikan materi layanantersebut ke dalam pembelajaran, serta untuk peserta didik Kelas IV, V, dan VIdapat diselenggarakan layanan Bimbingan dan Konseling perorangan,bimbingan kelompok, dan Bimbingan dan Konseling kelompok.
  • Pada satu SD/MI/SDLB atau sejumlah SD/MI/SDLB dapat diangkat seorangkonselor untuk menyelenggarakan pelayanan Bimbingan dan Konseling.
  • Pada satu SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB/SMK/MAK dapat diangkat sejumlah konselor dengan rasio seorang konselor untuk 150 orang peserta didik.

3. Fokus pengawasan adalah kemampuan profesional konselor dan implementasikegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling yang menjadi kewajiban dan tugaskonselor di sekolah/madrasah.

4. Pengawasan kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dilakukan secaraberkala dan berkelanjutan.

5. Hasil pengawasan didokumentasikan, dianalisis, dan ditindaklanjuti untukpeningkatan mutu perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pelayanan Bimbingandan Konseling di sekolah/madrasah

VI. PENGAWASAN KEGIATAN

1. Kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah/madrasah dipantau,dievaluasi, dan dibina melalui kegiatan pengawasan.2. Pengawasan kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dilakukan secara:a. interen, oleh kepala sekolah/madrasah.b. eksteren, oleh pengawas sekolah/madrasah bidang Bimbingan dan Konseling

 Jenis Program-program Bimbingan dan Konseling

  1. Program harian
    Program harian yaitu program yang langsung dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu, yang merupakan jabaran dari program mingguan.
  2. Program mingguan
    Program mingguan yaitu program yang akan dilaksanakan secara penuh untuk kurun waktu satu minggu tertentu dalam satu bulan, yang merupakan jabaran dari program bulanan.
  3. Program bulanan
    Program bulanan yaitu program yang akan dilaksanakan secara penuh untuk kurun waktu satu bulan tertentu dalam satu semester, yang merupakan jabaran dari program satu semester.
  4. Program semesteran
    Program semesteran yaitu program yang akan dilaksanakan secara penuh untuk kurun waktu satu semester tertentu dalam satu tahun pelajaran yang merupakan jabaran dari program satu tahunan.
  5. Program tahunan
    Program tahunan yaitu program yang akan dilaksakan secara penuh untuk kurun waktu satu tahun tertentu dalam jenjang sekolah, yang merupakan akumulasi, singkronisasi dan rekapitulasi dari seluruh kegiatan BK selama satu tahun untuk masing-masing kelas.

Progran tahunan,program semester bimbingan konseling BK, KTSP, kelas VII,VIII,IX SMP

download gratis di sini